Halaman Utama

Jumat, 13 April 2012

Gusi Anda Berdarah,Sering Mimisan??? WASPADAI Bisa Saja Anda Mengidap Penyakit ITP



Jupitter Medical


Suatu malam saya mendapat kabar bahwa gusi nenek berdarah. Beberapa hari kemudian keluarga ditelpon rumah sakit karena trombosit nenek di bawah 50.000/mm3.Tentu saja kami bertanya-tanya apakah nenek terjangkit demam berdarah. Di rumah sakit kami bertambah bingung karena selain jumlah trombosit yang sangat rendah tidak ditemukan kelainan yang lain. Akhirnya dokter mendiagnosa ‘suspect ITP”

Menurut Prof dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM, ahli hematologi dari FakultasKedokteran Universitas Indonesia (FKUI)/RS Cipto Mangunkusumo (RSCM),
trombosit rendah bisa disebabkan oleh bermacam hal. Tapi secara garis besar, penurunan kadar trombosit disebabkan oleh dua hal yaitu kerusakan trombosit di peredaran darah, atau kurangnya produksi trombosit di sumsum tulang.


Kerusakan trombosit

Demam berdarah merupakan jenis kerusakan trombosit yang populer di masyarakat. Menurut kepala divisi Hematologi-Onkologi Medik Bagian Penyakit
Dalam FKUI/RSCM ini, penyebab kerusakan trombosit dalam DB adalah infeksi. Selain demam berdarah, infeksi yang juga mengurangi trombosit adalah tifus. Kerusakan trombosit juga bisa terjadi pada penyakit ITP.


Apa yang dimaksud dengan ITP ?

ITP [Idiopathic Thrombocytopenic Purpurae] ialah suatu gangguan autoimun yang ditandai dengan trombositopenia [angka trombosit darah perifer kurang dari 150.000/mm3] akibat destruksi prematur trombosit yang meningkat [akibat autoantibody yang mengikat antigen trombosit]

Mengapa bisa terjadi trombositopenia ?

Dalam keadaan normal, umur trombosit sekitar 10 hari, sedangkan pada ITP, umur trombosit memendek menjadi 2-3 hari atau bahkan hanya beberapa menit saja. Memendeknya umur trombosit ini disebabkan karena peningkatan destruksi trombosit di limpa oleh karena proses imunologi, dan umur trombosit berhubungan dengan kadar antibody platelet, sehingga bila kadar antibody platelet meninggi, maka umur trombosit semakin pendek
Yang memegang peran dalam menimbulkan perdarahan pada ITP diduga tidak saja tergantung pada jumlah trombosit, tetapi juga fungsi trombosit dan kelainan vaskuler.
Secara umum, penyebab timbulnya penyakit ITP tidak diketahui dengan pasti / Idiopathic. Namun ada beberapa obat yang dikaitkan dengan trombositopenia

Bagaimana cara mendiagnosa ITP?

Diagnosa ITP ditegakkan jika dijumpai :

1. Gambaran klinik berupa perdarahan kulit atau mukosa
2. Ada trombositopenia [jumlah trombosit < 150.000/mm3]
3. Tidak didapatkan pembesaran limpa
4. Pada pemeriksaan sumsum tulang(BMP) ; megakariosit normal atau meningkat
5. Ada antibody platelet [IgG positif]–> Tapi bukan suatu keharusan
6. Tidak ada penyebab trombositopenia sekunder


Bila penderita ITP diperiksa secara fisik, maka biasanya keadaan umumnya baik, tidak didapatkan demam, dan tidak ada pembesaran limpa maupun hati.

Gejala klinis bervariasi tergantung jumlah trombosit serta kadar antibodi platelet. Anemia baru didapatkan bila terjadi perdarahan hebat. Gejala ITP sendiri biasanya perlahan-lahan dengan riwayat mudah berdarah dengan trauma maupun tanpa trauma. Pada umumnya bentuk perdarahannya ialah purpura pada kulit dan mukosa [hidung mimisan, gusi berdarah, saluran makanan – berupa berak darah atau muntah darah dan traktus urogenital].
Frekuensi dan berat perdarahan sebanding dengan jumlah trombosit. Misalnya, bila jumlah trombosit masih 50 ribu per mikroliter, tidak ada gejala
Perdarahan spontan terjadi bila jumlah trombosit < 50.000/mm3, dan bila jumlah trombosit < 10.000/mm3 akan berisiko terjadi perdarahan intracranial / perdarahan otak, mengenai sekitar 1% dari penderita ITP].

Terapi ITP
Terapi ITP lebih ditujukan untuk menjaga jumlah trombosit dalam kisaran aman, sehingga mencegah terjadinya perdarahan mayor. Terapi umum meliputi aktivitas fisik berlebihan untuk mencegah trauma [terutama trauma kepala], dan menghindari pemakaian obat-obatan yang mempengaruhi fungsi trombosit [seperti Aspirin dan obat Aspirin-like lainnya]
1. Steroid

Pada prinsipnya, pengobatan pada ITP ialah untuk menurunkan kadar PA IgG, dan terapi utama yang dianjurkan ialah steroid. Pada penderita yang responsif terhadap terapi steroid, akan terjadi penurunan kadar autoantibodi dan peningkatan trombosit. Efek steroid umumnya terlihat setelah terapi selama 24-48 hari. Steroid yang biasa digunakan ialah prednison, dosis 1mg/kg BB/ hari [pada orang dewasa sekitar 60-mg/hari], dievaluasi setelah pengobatan 2-4 minggu. Bila responsif –> dosis diturunkan pelahan-lahan sampai kadar trombosit stabil atau dipertahankan sekitar 50.000/mm3. Dosis pemeliharaan prednison ini sebaiknya < 15mg/hari

Efek samping :

jantung berdebar2, keringat berlebihan padahal dia tidak kepanasan, sakit persendian, lemas, lapar terus–> moon face effect.

2.Imunosupresif

Seperti Vincristine, Cyclophosphamide, Azathioprin, atau Danazol.


3.Immunoglobulin dosis tinggi


4.Splenectomy (operasi pengangkatan limpa)

Limpa bertugas memproduksi sebagian besar antibodi yang selama ini menghancurkan sel-sel darah merah dalam tubuhnya sendiri. Organ ini juga berfungsi untuk menghancurkan sel-sel darah yang tua atau rusak.

5.Transfusi darah

Transfusi darah hanya diberikan pada penderita dengan perdarahan mayor.Karena pada ITP. transfusi trombosit justru akan merangsang zat anti untuk berproduksi. Jadi, pengobatan utamanya adalah dengan menghilangkan mekanisme auto-imun tadi
Perbedaan demam berdarah dan ITP dari kacamata penderita ITP
Jika penderita demam berdarah hanya diberi cairan saja trombositnya lama kelamaan akan meningkat sementara penderita ITP meskipun infus habis berbotol-botol trombositnya tidak akan mengalami kenaikan yang berarti.
Terapi alternatip
1. Tusuk jarum / Akupuntur
2. Angco
3. Propolis
4. Gamat / teripang dan spirulina
5. Jambu merah

Catatan :
Bila jumlah trombosit sudah normal, penderita akan kembali bugar dan mampu melakukan aktivitas seperti biasa tetapi harus tetap waspada. Penyakit ini mudah kambuh. Pemicu kekambuhan adalah kelelahan dan stres.




Sumber :: http://infosehat09hartonoprasetyo.wordpress.com/2011/08/30/gusi-berdarah-waspada-penyakit-itp/ 


jupitter.blogspot.com/


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

http://jupitterpandawa.blogspot.com/

Silahkan masukan comentar anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...