Halaman Utama

Selasa, 06 September 2011

Artis Saiful Jamil Di Vonis Tersangka Oleh Aparat Kepolisian.



Saiful Jamil [google]Saiful Jamil [google]

Jupitter News _ Ikatan Sarjana Hukum Indonesia (ISHI) menyiapkan tim pengacara untuk mendampingi artis Saiful Jamil setelah pihak Polri menetapkan sebagai tersangka akibat kecelakaan mobil yang menewaskan istrinya Virginia Anggraeni.

"Kami akan menerjunkan tim pengacara untuk mendampingi Saiful Jamil jika memang diminta," kata Sekjen ISHI, Feri Setiawan Samad, ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (6/9).

Menurut dia, sesuai hukum bisa saja Saiful menjadi tersangka atas kecelakaan tersebut tapi penetapan tersebut harus sesuai prosedur 
hukum.





Dia mengatakan bagaimana mungkin saksi belum diperiksa tapi sudah ditetapkan sebagai tersangka, apa saksi yang diperiksa itu melihat langsung kecelakaan tersebut.





Namun, Polri harus dapat menjelaskan kepada publik bahwa siapa saja nama saksi yang sudah diperiksa.

Pernyataan tersebut terkait kecelakaan menimpa keluarga Saiful Jamil di ruas Tol Cipularang tepatnya di Kilometer 96, Desa Gununghejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jabar.

Dalam kecelakaan itu, istri Saiful, Virginia tewas di lokasi kejadian akibat terlempar dari mobil yang menabrak pagar pembatas jalan tol.

Virginia terlempar dari mini bus warna merah nomor polisi B-1843-UFU setelah kendaraan membentur pembatas tol yang dikemudikan penyanyi dangdut itu.

Sebelum dibawa ke rumah duka di Cimahi, jenazah Virginia dibawa ke Rumah Sakit Efarina Etaham, Purwakarta, sedangkan empat korban luka lainnya masih dirawat di rumah sakit.






Feri mengatakan, penetapan Saiful Jamil sebagai tersangka cukup mengherankan bahwa Polri terlalu tergesa-gesa sementara Saiful belum diperiksa, hal ini suatu keanehan.

Keanehan lain adalah untuk kasus kecelakaan tunggal seperti ini Mabes Polri sampai mengadakan konferensi pers, maka tidak salah jika masyarakat mencurigai langkah Polri terlalu prematur dan dapat diartikan macam-macam.

Dia menambahkan, tidak salah juga jika masyarakat menilai bahwa upaya tersebut sebagai bentuk dari pengalihan isu.

Polri seharusnya bisa menjelaskan bagaimana lebih dari 600 nyawa yang melayang selama Lebaran 2011 akibat kecelakaan.

"Masyarakat sudah semakin pintar menilai dan ini akan semakin menambah panjang daftar kekecewaan masyarakat pada Polri," katanya.

Dia mengatakan, Polri harus bisa menjelaskan masalah ini dengan logika secara keadilan masyarakat bahwa masih banyak kasus lain yang harus diungkap dan dijadikan "angpau" Lebaran 2011 bagi bangsa ini.




Masyarakat semakin putus asa untuk dapat merasakan keadilan, maka Polri harus menghindari diri dari "permainan" politik, langkah Polri terlalu berlebihan dan kurang pas dalam kondisi seperti ini.


"Bayangkan jika Polri memberlakukan sama terhadap tragedi kecelakaan yang merenggut lebih 600 orang tewas, artinya Mabes Polri harus mengadakan konperensi pers sampai 600 kali," katanya.

Meski begitu, pihak ISHI sangat prihatin melihat kinerja Polri seperti ini, tapi pihaknya yakin bahwa masih banyak polisi yang profesional dalam menjalankan tugas.







Sumber : http://www.suarapembaruan.com/home/berstatus-tersangka-saiful-jamil-siap-didampingi-tim-pengacara-ishi/10889

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

http://jupitterpandawa.blogspot.com/

Silahkan masukan comentar anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...