Halaman Utama

Minggu, 02 Januari 2011

NYATA...!!!!!!!!! Air bisa naik pohon yang tinggi.....??????

redwood








 SEPERTI sudah kamu ketahui sebelumnya bagaimana cara tumbuhan “memasak” makanannya (baca disini). Namun coba perhatikan, bagaimana sebuah pohon yang tinggi dapat “mengangkut” air dari jauh di dalam tanah hingga ke pucuk daun tertinggi? Apakah pohon atau tumbuhan itu memiliki “pompa” layaknya kamu memompa air dari sumur?
vegetatifTumbuhan memiliki akar yang masuk “menghujam” tanah, menuju sumber air. Akar ini juga berfungsi sebagai “kaki” bagi tumbuhan agar bisa tetep berdiri kokoh.
Di dalam batang tumbuhan atau pohon, terdapat “saluran” yang halus yang disebut KAPILER, seperti layaknya pembuluh darah di tubuh kamu.
g3Coba kamu masukkan sebuah pipa kapiler ke dalam bak air, yang terjadi adalah air di dalam pipa kapiler itu akan “naik” hingga mengimbangi “tegangan permukaan air” dan “daya kapiler” tersebut. Semakin kecil diameter pipa kapilernya, semakin besar tegangan yang “menarik” air tersebut, akibatnya semakin tinggi air bisa naik.
Img000652Ada juga cara air bisa “naik”, air yang “disedot” oleh akar dan masuk ke dalam xylem /“pembuluh kapiler batang” (karena proses adsorbsi dan osmosis). Selanjutnya tekanan akar ini menyebabkan air “naik” ke daun. Kadang kamu melihat tumbuhan ”mengeluarkan” air pada daunnya, yang disebut proses GUTASI. Ini adalah bukti bahwa tekanan akar mampu ”memompa” air naik ke atas daun.
xylemOh ya perlu kamu ketahui juga bahwa “tenaga” yang diperlukan untuk “menaikkan” air ke ketinggian 100 meter adalah sebesar 100 meter juga, ditambah tenaga untuk mengatasi “hambatan-hambatan”, katakanlah 200 meter, atau setara dengan 20 atmosfir (penjelasan tentang satuan tekanan, bisa kamu tanyakan kepada guru kamu).
Sementara tekanan kapiler “hanya” mampu menaikkan air setinggi setengah meter, dan jika “dibantu” dengan tekanan akar, hanya mampu memberi tekanan sebesar 30 meter. Lalu dari mana ”tenaga” sisanya agar bisa naik ke pohon yang tinggi?
stoma_diagramNah ada satu lagi yang harus kamu ketahui yaitu, pada daun terdapat ”mulut” stomata, disinilah air akan ”menguap” lepas dari permukaan daun. Nah karena air menguap, maka hal itu akan ”menyedot” air yang ada di ”saluran kapiler” dibawahnya. Gaya yang bekerja adalah gaya tarik menarik yang disebut KOHESI.
Sudah jelas kan? Jadi banyak sekali ”tenaga” yang membuat air yang berada di bawah tanah, naik ke pucuk-pucuk pohon. Ada tekanan akar, gaya kapiler, hingga kohesi. Semuanya bekerja sama saling mendukung.





Sumber : http://www.lintasberita.com/go/204600




By : Jupitter Pandawa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

http://jupitterpandawa.blogspot.com/

Silahkan masukan comentar anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...