Halaman Utama

Rabu, 25 Juli 2012

Telah Lahir Pembunuh Mobil Avanza Dan Xenia



Jupitter Produk




Ini soal selera orang Indonesia terhadap mobil.
Kalau kita baca dari berbagai laporan penjualan di berbagai media, jelas bahwa mobil terlaris adalah berjenis 7-seats. Dan di situ nongkrong Avanza dan Xenia sebagai pemenangnya. Dari situ jelas bahwa orang Indonesia suka mobil berkapasitas besar, walau mungkin sangat jarang dipakai dgn penumpang full. Untuk jaga-jaga kalau sanak-saudara datang berkunjung.



Kalau kita flash-back ke paruh kedua tahun 80-an sampai paruh pertama 90-an, maka kita bisa lihat di sana bertengger sang juara Suzuki Minubus di pucuk pimpinan, dan dikejar oleh minibus Daihatsu. Jadi tetap saja 7-seat atau berkapasitas mirip itu. Artinya inilah jenis mobil yang paling ‘worth it’ utk orang Indonesia pada umumnya.

Memasuki pertengahan tahun 2000-an, Toyota dan Daihatsu menggebrak pasar dengan meluncurkan Avanza dan Xenia yang serupa tapi ya memang hampir sama. Bentuk kotak minibus sudah ditinggalkan, dan berpaling pada bonet, dgn mesin di depan, bukan di bawah lagi. Konon bentuk begini bisa menambah keparcayaan konsumen akan keamanan. Ini strategi jitu dari Toyota dan Daihatsu, dan tak salah lagi mobil ini laris manis.
Anehnya, hal ini tidak dilirik oleh merk lain katakanlah Suzuki sang mantan juara. Suzuki malah bermain ditingkat lebih tinggi, ambil contoh grand Vitara padahal di sana bercokol pesaing kuat yaitu Honda CRV misalnya. Ada sih APV, tapi mesinnya di bawah, konsumen kurang suka. Terlalu tinggi, bentuk kurang maniez.



Kalau ditinjau dari segi ‘pricing’, maka memang sebagai entry-level, orang lebih memilih Avanza-Xenia, dengan rentang harga 130 jt – 160 jt (kira-kira lho ini). Ini sekali lagi yg paling optimal bagi konsumen, 7 seat, dan harga paling baik. Kalau 5-seat, utk orang Indonesia itu bukan sebagai entry-level.

Kalau ditanyakan kepada calon konsumen dengan uang 100jt-an, mau beli mobil apa? (mobil pertama), maka jawabnya masih Xenia/Avanza, bekas tidak apa-apa. Jadi memang kalau mau laris jualan mobil di Indonesia, ya harus yang 7-seat, ber-bonet, harga setara/mendekati Xenia/Avanza.
Buktinya, kedatangan Livina yang 7-seat, disambut baik oleh masyarakat, walau harga sedikit diatas Avanza.

Untuk itu ….
Saya menyarankan (ceileeee) siapa juga saya ini…
Kalau mau laris ya harus jual mobil berjenis 7-seat, dengan harga tak lebih dari 150 jeti. Nah siapa yang mau bermain ke area ini?

Ternyata akhirnya setelah ditunggu-tunggu sekian lama, SUZUKI mengeluarkan produknya yaitu R3 – 6 seat, saya yakin jika mobil ini yang akan diluncurkan, maka akan menjadi pesaing kuat bagi Xenia-Avanza di Indonesia. Menjadi sang Avanza Killer !








 Sumber ::
http://harisxyz.wordpress.com/2011/03/13/suzuki-r3-mpv-7-seat-idr-150-jt/


jupitter.blogspot.com/




Minggu, 15 Juli 2012

Cerita Tentang " Putri Duyung " Hanya Mitos ?



Jupitter Story



Pemerintah Amerika Serikat telah memastikan kepada warganya bahwa tidak ada yang namanya mayat hidup atau yang biasa disebut zombie dan putri duyung di dunia ini. Seorang pejabat mengatakan, “Tidak ada bukti mengenai keberadaan makhluk air setengah manusia pernah ditemukan.”

“Putri duyung, yang merupakan makhluk setengah manusia dan setengah ikan tersebut, hanyalah makhluk laut dalam legenda,” demikian pernyataan National Ocean Service (NOS). 


Badan tersebut, yang bertugas untuk menanggapi bencana alam, menerima banyak surat yang menanyakan keberadaan putri duyung  setelah stasiun Animal Planet milik Discovery Channel menyiarkan acara “Mermaids: The Body Found” pada Mei lalu.

“Acara tersebut menayangkan sebuah gambaran mengenai keberadaan putri duyung, bagaimana rupa mereka, dan mengapa mereka hidup bersembunyi... hingga kini,” demikian pernyataan pihak Discovery Channel dalam sebuah jumpa pers.

Sebaliknya, pemerintah Amerika Serikat bersikeras bahwa makhluk seperti putri duyung tidak pernah ada dan mengatakan tidak ada bukti nyata mengenai keberadaannya.

Pernyataan tersebut muncul setelah badan pemerintah lainnya, US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mengumumkan bahwa keberadaan mayat hidup atau zombie tidak pernah terbukti.

Pihak CDC telah menerbitkan instruksi mengenai cara menyelamatkan diri dari “bahaya zombie”. Badan tersebut menyebutnya sebagai “sebuah iklan yang main-main untuk mendapatkan penonton yang lebih banyak”.

Iklan tersebut dikeluarkan setelah terjadi serangkaian serangan brutal yang mengarah ke tindakan kanibalisme di Amerika Utara.

Dalam salah satu serangan yang terjadi 26 Mei lalu, seorang pria berusia 31 tahun dari Miami bertelanjang bulan dan menggigit wajah seorang pria tunawisma. Seketika jejaring sosial Twitter menjadi ramai oleh perbincangan tentang bahaya nyata dari bahaya zombie.

Pihak CDC merespon dengan cepat atas merebaknya isu zombie tersebut.

“CDC tidak mengetahui jenis virus ataupun kondisi pasti seseorang yang bisa hidup kembali dari kematiannya,” demikian email seorang juru bicara pemerintah kepada Huffington Post.

Meskipun zombie merupakan sebuah ancaman, cerita mengenai putri duyung justru menggambarkan putri duyung sebagai makhluk yang baik dan jinak.

Namun pernyataan pihak NOS mengaitkan mahkluk bersirip tersebut dengan makhluk berbahaya  dalam cerita dongeng.

“Makhluk setengah manusia juga ada dalam dongeng, selain putri duyung, terdapat pula makhluk baik berkepala manusia, Satyr (makhluk menyerupai domba), dan makhluk menyeramkan minotaur,” ungkap NOS.



silahkan anda Copy paste artikel diatas kalau anda tidak keberatan cantumkan juga sumber dengan linkback ke blog ini. terimakasih....!!!






Sumber ::
http://gebyarmanusialangka.blogspot.com/2012/07/putri-duyung-itu-tidak-ada.html


jupitter.blogspot.com/



Senin, 02 Juli 2012

Teleportasi Dan Kecepatan Cahaya Di Lihat Dari Kacamata Agama



Jupitter Religi



Telah diterangkan dalam al quran bahwa bangsa Malaikat dan Jin dapat bergerak atau berpindah tempat dengan sangat cepat, bahkam banyak diantaranya yang mampu berpindah tempat atau membawa sesuatu benda berat dengan hanya kedipan mata, apa yang dimilki oleh golongan Malaikat dan bangsa Jin, itu karena kecepatan mereka di atas kecepatan cahaya, benarkah kemampuan mereka diatas kecepatan cahaya?

Kecepatan cahaya Adalah kecepatan tercepat yang diyakini bisa dicapai oleh sebuah benda di alam semesta ini, Kecepatan cahaya dalam sebuah vakum adalah 299.792.458 meter per detik (m/s) atau 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h) atau 186.282.4 mil per detik (mil/s) atau 670.616.629,38 mil per jam (mil/h). Kecepatan cahaya ditandai dengan huruf c, yang berasal dari bahasa Latin celeritas yang berarti "kecepatan", dan juga dikenal sebagai konstanta Einstein. Kecepatan cahaya sampai saat ini masih diakui sebagi kecepatan yang paling tercepat dari kemampuan bergerak suatu benda apapun.

Lalu pertanyaannya adalah apakah ada kemungkinan manusia mampu bergerak setara dengan kecepatan cahaya?

Ketika seorang pilot pesawat tempur menambah percepatan pesawat secara tiba-tiba dengan kecepatan yang tinggi maka mendadak pilot akan kehilangan kesadaran (black out). Penjelasannya biasanya dikarenakan dalam keadaan tersebut jantung pilot tidak cukup kuat untuk memompa darah ke kepala. Jika percepatan semakin dinaikan secara tiba-tiba, maka akan terasa tekanan yang hebat di dada. Seakan sang pilot terpaku kuat-kuat di kursinya. Tekanan itu juga akan berakibat tangan susah di gerakan, mulut mengaga lebar, mata melotot, seolah mau meloncat keluar dari kelopak dan darah mengalir dalam tubuh menolak naik ke otak. 

Perlahan kesadaran habis dan mungkin dalam tempo beberapa menit sang pilot akan mengalami kematian. Keadaan ini terjadi jika dilakukan penambahan percepatan pesawat dengan kecepatan yang sangat tinggi dan dalam waktu singkat atau tanpa dilakukan secara bertahap. Karena secara realitas itulah yang akan manusia alami jika mengalami percepatan untuk mencapai kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya. Apalagi jika dilakukan tanpa adanya tahapan. Karena pada dasarnya keberadaan fisik kita ini, terletak pada medan gravitasi bumi dengan nilai tertentu. Objek padat(manusia) akan mengalami pertambahan berat jika menjelajah semakin cepat.

Sampai saat ini dipercaya bahwa objek bermassa yang dapat bergerak setara dengan kecepatan cahaya. Lalu adakah manusia yang pernah merasakan gerakan dalam kecepatan cahaya?

Keajaiban Isra dan Miraj


Allah Swt berfirman di dalam Alquran Surah Al-Israa’ ayat 1: “Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda–tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Allah SWT memberikan keistimewaan pada Nabi Muhammad s.a.w. dalam perjalanan Isra’ Mi’raj berupa perjalanan yang sangat jauh tapi dapat ditempuh dengan waktu yang relatif pendek. Dicapai dengan kecepatan yang sangat cepat, bahkan bisa jadi lebih cepat berlipat-lipat dari kecepatan cahaya.

Dari ayat tersebut tampak jelas bahwa perjalanan luar biasa itu bukan kehendak dari Rasulullah Saw sendiri, tapi merupakan kehendak Allah Swt. Untuk keperluan itu Allah mengutus malaikat Jibril as (makhluk berdimensi 9) beserta malaikat lainnya sebagai pemandu perjalanan suci tersebut. Dipilihnya malaikat sebagai pengiring perjalanan Rasulullah Saw dimaksudkan untuk mempermudah perjalanan melintasi ruang waktu.

Selain Jibril as dan kawan-kawan, dihadirkan juga kendaraan khusus bernama Buraq, makhluk berbadan cahaya dari alam malakut. Nama Buraq berasal dari kata barqun yang berarti kilat. Perjalanan dari kota Makkah ke Palestina berkendaraan Buraq tersebut ditempuh dengan kecepatan cahaya, sekitar 300.000 kilo meter per detik.

Nabi Muhammad s.a.w. adalah manusia pilihan Allah SWT yang telah diperlihatkan keadaan surga dan neraka pada peristiwa itu. Jika Nabi s.a.w. mengalami peristiwa luar biasa itu,
apakah kita manusia biasa memungkinkan untuk itu? Seandainya badan bermateri padat seperti tubuh kita dipaksakan bergerak dengan kecepatan cahaya, bisa diduga apa yang akan terjadi. Badan kita mungkin akan tercerai berai karena ikatan antar molekul dan atom bisa terlepas.

Jawaban yang paling mungkin untuk pertanyaan itu adalah tubuh kita diubah susunan materinya menjadi cahaya. Bagaimanakah hal itu mungkin terjadi ? Teori yang memungkinkan adalah teori Annihilasi. Teori ini mengatakan bahwa setiap materi (zat) memiliki anti materinya. Dan jika materi direaksikan dengan anti materinya, maka kedua partikel tersebut bisa lenyap berubah menjadi seberkas cahaya atau sinar gamma.

Hal ini telah dibuktikan di laboratorium nuklir bahwa jika partikel proton direaksikan dengan antiproton, atau elektron dengan positron (anti elektron), maka kedua pasangan tersebut akan lenyap dan memunculkan dua buah sinar gamma, dengan energi masing-masing 0,511 MeV (Mega Electron Volt) untuk pasangan partikel elektron, dan 938 MeV untuk pasangan partikel proton.

Sebaliknya apabila ada dua buah berkas sinar gamma dengan energi sebesar tersebut di atas dilewatkan melalui medan inti atom, maka tiba-tiba sinar tersebut lenyap berubah menjadi 2 buah pasangan partikel tersebut di atas. Hal ini menunjukkan bahwa materi bisa dirubah menjadi cahaya dengan cara tertentu yang disebut annihilasi dan sebaliknya.

alam semesta ini diciptakan berpasang-pasangan. secara umum alam terbentuk atas materi dan energi. bisa dikatakan materi adalah bentuk energi yang termampatkan. sebagaimana konsep kesetaraan massa dan energi yang dirumuskan oleh Einstein, bahwa materi dalam kondisi tertentu dapat berubah menjadi energi, dan sebaliknya energi dapat berubah menjadi materi. setiap objek berwujud yang ada dalam alam semesta ini, pada dasarnya tersusun atas materi2 submikroskopik yang kita kenal dengan istilah atom, proton dan neutron serta dikelilingi elektron.

Pasangan materi adalah anti materi. materi adalah objek bermassa positif sedangkan antimateri atau antipartikel aldalah objek bermassa negatif. materi dan energi bukan berpasangan, walaupun keduanya bisa saling menjelma. materi jika bertemu dengan antimateri dalam kondisi tertentu akan menjelma menjadi foton (annihilasi). foton tidak memiliki massa namun memiliki energi dan momentum.

annihilasi atau proses pemusnahan terjadi ketika massa antimateri menghapus massa materi, sehingga keduanya lenyap dan menjelma menjadi 2 foton gamma dengan massa yang bernilai nol. sebaliknya, proses penciptaan (creation), jika foton berada pada medan tertentu, maka foton akan berproses menjadi materi. proses ini bisa berlangsung berulang-ulang seperti siklus

Jika dihitung jarak Bumi dan Bulan sekitar 450.000 km ditempuh dengan kecepatan cahaya, maka hanya dibutuhkan waktu sekitar 1,5 detik dalam ukuran waktu kita di bumi. Sesampainya di Bulan tubuh kita kembali menjadi materi. Peristiwa ini mungkin lebih dikenal seperti teleportasi dalam teori fisika kwantum atau ilmu pindah sekejap dalam supranatural.

Yang perlu dipahami adalah perjalanan antar dimensi bukanlah perjalanan berjarak jauh atau pengembaraan angkasa luar, melainkan perjalanan menembus batas dimensi. lalu dengan apa kita bisa melakukan perjalan menembus dimensi itu ? dengan alam bawah sadar yang kita miliki kadang bisa melalui firasat dan mimpi atau saat sukma keluar dari tubuh fisik kita !

bila memang kecepatan cahaya itu 300.000 km/detik mampu menembus dimensi ruang dan waktu berarti dengan kecepatan itu pula kita bisa melihat masa depan! Sungguh masa besar Allah dengan segala firmannya.






Sumber ::
http://www.indospiritual.com/artikel_kecepatan-cahaya-dan-teleportasi-dari-sudut-pandang-agama.html


jupitter.blogspot.com/


http://jupitterpandawa.blogspot.com/

Silahkan masukan comentar anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...